13 Sep. 2013

Lirik lagu "Bruno Mars - Long Distance"

There's only so many songs that I can sing
To pass the time
Hanya ada begitu banyak lagu yang saya bisa nyanyikan
Untuk mengisi waktu

And I'm running out of things to do
To get you off my mind
Oooh...
Dan aku kehabisan hal yang harus dilakukan
Untuk berhenti berfikir tentangmu
Oooh ...

All I have is this picture in a frame
That I hold close to see your face everyday
Semua yang saya miliki adalah gambar ini dalam bingkai
Yang saya pegang dekat untuk melihat wajahmu setiap hari

With you, is where I'd rather be
But we're stuck where we are
And it's so hard, you're so far
This long distance is killing me
Denganmu, dimana aku lebih suka seperti ini
Tapi kita terjebak di mana kita berada
Dan begitu sulit, kau begitu jauh
Jarak ini jauh hingga membunuhku

I wish that you were here with me
But we're stuck where we are
And it's so hard, you're so far
This long distance is killing me
Saya berharap bahwa kamu berada di sini denganku
Tapi kita terjebak di mana kita berada
Dan begitu sulit, kau begitu jauh
Jarak ini jauh hingga membunuhku

It's so hard, it's so hard
Where we are, where we are
You're so far
This long distance is killing me
It's so hard, it's so hard
Where we are, where we are
You're so far
This long distance is killing me
Ini sangat sulit, begitu sulit
Di mana kita, di mana kita berada
Kau begitu jauh
Jarak ini jauh hingga membunuhku
Ini sangat sulit, begitu sulit
Di mana kita, di mana kita berada
Kau begitu jauh
Jarak ini jauh hingga membunuhku

Now the minutes feel like hours
And the hours feel like days
While I'm away
Sekarang menit merasa seperti jam
Dan jam merasa seperti hari
Sementara aku pergi

Ya know right now I can't be home
But I'm coming home soon
Coming home soon
Ya mengerti sekarang aku tidak ada dirumah
Tapi aku pulang segera
Segeralah pulang

All I have is this picture in a frame
That I hold close to see your face again
Oh!
With you is where I'd rather be
(Where I'd rather be)
But we're stuck where we are (Oh)
And it's so hard (Oh)
You're so far (Oh)
This long distance is killing me
Semua yang saya miliki adalah gambar ini dalam bingkai
Yang saya pegang dekat untuk melihat wajahmu lagi
Oh!
Denganmu, dimana aku lebih suka seperti ini
(Dimana aku lebih suka seperti ini)
Tapi kita terjebak di mana kita berada (Oh)
Dan sangat sulit(Oh)
Kau begitu jauh (Oh)
Jarak ini jauh hingga membunuhku

I wish that you were here with me
(You were here with me)
But we're stuck where we are (Oh)
It's so hard (Oh)
You're so far (Oh)
Saya berharap bahwa kamu berada di sini denganku
(kamu berada di sini denganku)
Tapi kita terjebak di mana kita berada (Oh)
Ini sangat sulit (Oh)
Kau begitu jauh (Oh)

Can you hear me crying?
(Ooohhh... ooohhhh...)
Can you hear me crying?
(Ooohhh... ooohhhh...)
Can you hear me crying?
(Ooohhh... ooohhhh...)
Dapatkah kamu mendengarku menangis?
(Ooohhh. .. ooohhhh ...)
Dapatkah kamu mendengarku menangis?
(Ooohhh. .. ooohhhh ...)
Dapatkah kamu mendengarku menangis?
(Ooohhh. .. ooohhhh ...)

With you is where I'd rather be
(Where I'd rather be)
But we're stuck where we are (Oh)
And it's so hard (Oh)
You're so far (Oh)
This long distance is killing me
Denganmu, dimana aku lebih suka seperti ini
(Di mana saya lebih suka menjadi)
Tapi kita terjebak di mana kita berada (Oh)
Dan sangat sulit (Oh)
Kau begitu jauh (Oh)
Jarak ini jauh hingga membunuhku

I wish that you were here with me
(You were here with me)
But we're stuck where we are (Oh)
And it's so hard (Oh)
You're so far (Oh)
This long distance is killing me
Saya berharap bahwa kamu berada di sini denganku
(kamu berada di sini denganku)
Tapi kita terjebak di mana kita berada (Oh)
Dan sangat sulit (Oh)
Kau begitu jauh (Oh)
Jarak ini jauh hingga membunuhku

It's so hard, It's so hard
Where we are, where we are
You're so far
This long distance is killing me
It's so hard it's so hard
Where we are, where we are
You're so far
This long distance is killing me
Ini sangat sulit, Ini sangat sulit
Di mana kita, di mana kita berada
Kau begitu jauh
Jarak ini jauh hingga membunuhku
Ini sangat sulit begitu sulit
Di mana kita, di mana kita berada
Kau begitu jauh
Jarak ini jauh hingga membunuhku

There's only so many songs that I can sing
To pass the time
Hanya ada begitu banyak lagu yang saya bisa nyanyikan
Untuk mengisi waktu

08 Sep. 2013

Catatan Untuknya

Coba bayangkan. Di dalam tubuh kita terdapat kotak kecil yang berisi kotak lebih kecil dengan kotak yang paling kecil di dalamnya. Apakah mungkin di situ terdapat cinta yang bersemayam. Begitu kecilnya hingga terkadang tak terasa oleh kita. Terabaikan dan membusuk, tetapi cinta baru dapat tumbuh, lebih besar kemungkinan.
Aku ragu, cintakah yang kurasakan saat itu?

Dulu, ketika pertama tahu tentang dia, gamang, biasa saja. Entah kapan pandangan ke arahnya mulai kucuri. Tiba-tiba cinta itu hadir dalam kotak kecil lebih kecil dengan kotak yang paling kecil didalamnya. Ya, ringkas kelihatannya, tetapi jika dijabarkan dapat mengalahkan kerumitan yang amat sangat rumit, seperti piramid segitiga yang tak mungkin rekaaan Oscar Reutersvärd. 


Aku ingat sekali saat pertama menjalani cinta, rasa yang orang bilang sangat sulit dilukiskan dengan kata-kata, faktanya tidaklah sesulit itu. Kalau kau pernah sekali merasakannya, kau akan teringat kembali setelah itu terjadi pada dirimu. Bulu kuduk yang merinding senang saat melihat dia tersenyum ke arahmu. Darah yang berdesir lebih cepat ke kepala yang membuat wajahmu merah dan terasa hangat seketika saat memikirkan dia. Hati yang serasa digelitik saat membayangkan esok akan bertemu dengannya. Jantung yang berhenti sesaat jika mendengar dering telepon khas darinya. Itu yang kurasakan saat ini. Benar, apa sulitnya melukiskan perasaan macam itu ke dalam rangkaian kata-kata? Ternyata tak sesulit yang kubayangkan, hanya membayangkannya saja, kata-katapun mengalir begitu saja. fikiranku semakin ingin menulis tentangnya. Ya. Itu kenyataannya!

Tiga ratus tujuh puluh enam hari sudah aku menjalani cinta dengannya dan mungkin akan semakin bertambah nominalnya. Sebuah angka yang simpel menurut ilmu kalkulus, tetapi artinya sangat luas bagiku dan dia. Tiga ratus tujuh puluh enam hari seluas aku dan dia yang jika dibentang hampir dapat meneduhi satu juta sahara. Tiga ratus tujuh puluh enam hari antara aku dan dia terdapat banyak kisah yang jika diarsipkan dapat membuat database Google tertunduk kalah, mungkin.

Perbedaan yang begitu mencolok antara dia dengan yang lain hanya satu: dia milikku sedang yang lain bukan. Mungkin hal itu yang membuatku tak ingin lepas darinya. Absurd? Begitulah hadirnya cinta.

Dia bukanlah sebutir pasir dalam gurun yang seragam. Yang jika tertiup angin hilang membaur antara sesamanya. Dia bukanlah setetes air dalam hujan. Yang jika menyentuh tanah membaur teralir ke selokan bersama jutaan tetes air lainnya. Dia seperti es yang tidak meleleh di atas aspal tengah hari bolong. Dia beku dalam genggaman sebentuk hati.

Tak perlulah paras tampan bagiku. Yang tampan banyak kau temui sepanjang Jalan Raya diluar sana. Klise, tapi benar apa yang kurasa. Tak pernah dia terlihat sangat tampan di mataku. Tapi tak pernah dia tak terlihat amat sangat tampan di hatiku. Akan tetapi, dia selalu terlihat mengagumkan dalam hidupku.

Aku suka saat-saat bersamanya, berkualitas maupun tidak. Aku suka candaan yang terkadang ia lontarkan untukku. Aku suka kesederhanaannya yang tak pernah membuat aku merasa harus menjadi penipu ulung yang membaur-baurkan perkataan dan penampilan yang tidak sepantasnya aku tampilkan, dia menyederhanakan aku dengan cintanya. Aku betah berjam-jam memandangi matanya yang teduh lalu menerawang menembus turun ke hatinya lalu menerawangi pikirannya walaupun itu kulakukan hanya memandangi foto di layar ponselku. Aku bahkan menikmati saat hatiku terasa sakit karena kekecewaan kecil yang dibuatnya.

Saat ini tidak ada alasan untuk berpisah dengannya. Ia tahu betul bahwa pengertian selalu berpasangan dengan kesetiaan, maka dia memberikan aku pengertian itu. Ia tahu betul bahwa maaf selalu berpasangan dengan dosa, maka dia memberikan aku maaf. Ia mengerti bahwa api dilawan dengan air bukan dengan api.

Entah kapan cerita ini akan berakhir. Setengah hatiku ingin bersamanya selamanya, setengahnya lagi ingin selamanya bersamanya. Saat nafas ini tak dapat dihela lagi. Saat jantung ini stagnasi diakhir penghidupanku. Saat lambung ini pecah dan meracuni pembuluh darah. Itu saat yang tepat untuk meninggalkannya. Itulah yang kurakan saat ini. Cinta!

Jika kau melihat dan membaca catatan ini, kau akan tahu kepada siapa catatan ini kutujukan. Aku hanya ingin kau mengetahui hanya ini yang kurasakan.

Kami berdua tak hanya menjalani cinta, tapi menghidupi.

07 Sep. 2013

Distance

dear hans...
jarak ini seperti waktu yg setiap hari mengukir angka. Angka yang menjelaskan seberapa jauhnya antara aku dan kamu. Angka yang menjelaskan betapa pentingnya pertemuan kita dalam setiap hitungan nominalnya. Angka yang menjelaskan sudah berapa hari, minggu, bulan bahkan harus menunggu beberapa tahun lamanya untuk pertemuan kita. Namun, dari sekian banyaknya angka dalam setiap waktu diantara jarak kita. Cinta yang tersimpan untukmu disana tidak membutuhkan banyak nominalkan hans? karena angka itu tak terhingga disini. Di hatiku!
dear hans...
Siapa sangka, cinta diantara kita bisa dipertemukan dalam kondisi yang ruangnya berbeda. Ini bukan keinginan kita bukan? Namun, dari ruang yang berbeda ini kita seperti diberikan tenggat waktu yang tidak dijelaskan. Dan aku percaya, tenggat waktu itu akan memberikan maksud tentang "Pertemuan". Kapan pertemuan itu terjadi? Ah, aku tak bisa memaksakan keadaan kita yang seperti ini. 
Karena aku tau, seperti halnya. Jawabannya: menunggu waktu itu tiba. benarkan hans? 
bukankah setiap rencana pertemuan yang kita inginkan selalu diutarakan? tapi itu hanyalah ucapan. Aku yakin, ucapan itu bermakna. Karena diantara kita diajarkan rasa "Sabar" yang lebih, dan perlahan memberi arti kedewasaan untuk menyikapinya. 
dear hans...
Aku memilihmu hans, mungkin ini terdengar lucu olehmu. Karena dari sekian banyak orang yang lebih baik disini, aku tetap memilihmu dan bertahan dengan kamu yang jauh disana. Ini bukanlah sesuatu yang berarti tanpa alasan, banyak alasan dan tentunya sulit untuk aku jelaskan. Sederhana, ketika sosok lelaki yang lama aku kagumi itu hadir kembali, adalah Dia dimana rasa nyaman itu ada. Apakah kamu disana merasa nyaman dengan hadirnya aku untukmu? 
Rasa nyaman yang bisa menjawab beberapa alasan yang membuat orang sekitar mungkin merasa bingung karena kita bisa memilih dan bertahan dengan orang yang keberadaannya saja terkadang kita tidak tahu. Bukankah rasa nyaman itu berbicara tentang selera? Selera semua manusia itu tidaklah sama, apalagi bicara soal hati. Selera hati itu untuk membuat kita merasa nyaman tentang hati yang mungkin saat ini sulit keberadaannya. Karena rasa nyaman itulah, yang menjawab aku tetap memilihmu. dan pilihan yang terbaik dari rasa nyamanku adalah Kamu yang jauh disana hans. 

14 Jun. 2013

Sebelum hari itu tiba

Dear hans...
Tidak ada yang berat saat aku mengetahui bahwa kau akan selalu ada dan menjadi tempat bergantungku, meskipun aku terbiasa melakukan apapun sendiri. Namun, aku bisa melihat keadaan bahwa kau jauh dan tak bisa selalu ada disisiku. Tapi kau selalu membuat dirimu hadir dan nyata sehingga aku tak pernah merasa sulit dan jenuh.
Tidak ada yang kuragukan bahwa saat dunia menyalahkan anggapanku, karena kau selalu ada dan akan selalu berkata bahwa semuanya akan baik-baik saja. Aku mencintaimu...
Tidak ada yang kurisaukan meskipun kau jauh karena kepercayaanmu utuh kugenggam dan kau selalu meredamkan cemburu dan gundahku. Karena hanya perkataanmu yang bisa membuatku tenang dan percaya.

Dear hans...
Aku tau, kau tak pernah memelukku saat aku menagis, kau tak pernah ada disisiku saat aku merindukanmu, kau tak pernah ada disisiku menjagaku hingga reda saat aku sakit, kau tak pernah berjalan disisiku menggenggam tanganku, kau tak pernah ada disaat dunia seakan menjauhiku, kau tak pernah menenangkanku saat amarahku menguasaiku, kau tak pernah menjemputku saat aku benar-benar butuh. Tapi kau selalu membuatku merasa dirimu melakukannya, karena kau membuat dirimu hadir, nyata, dan terasa.
Saat aku mengeluh kau selalu menguatkanku, saat aku butuh kau selalu tak pernah membuatku mencarimu terlalu lama dan berbelit, saat aku merasa kehilanganmu.. Ah, kau tak pernah membuatku merasa kehilangan karena kau selalu menjelaskan apa yang terjadi padamu disana. 
Aku selalu mencintaimu, memberi dengan ikhlas dan menanti dengan rela, aku setia dan aku yakin kau tahu itu, aku selalu menantimu dan aku yakin kau tahu itu, aku sedih dan kau rasakan yg sama, aku tak akan berubah dan aku yakin kaupun tahu siapa aku, entah bagaimana masa depan merubah keadaan dan aku yakin kau tahu aku tak akan pernah ingkar.

Ah, aku tadi bilang masa depan membawa perubahan ya? ya, dan kau....
Aku tak peka karena tak merasakan apa yang kutuliskan tadi, namun tulisan ini benar-benar ku tuliskan untukmu, atau memang masa depan membawa perubahan padamu?....... 

04 Jun. 2013

Sinopsis Charlie si jenius dungu

Kisah ini dimulai dari obsesi seorang ibu yang menginginkan dan mengharapkan kehidupan yang sempurna, keluarga yang sempurna, dan tentunya anak yang sempurna.
Disaat Rose (ibunya charlie) mendapati kenyataan bahwa charlie (seorang anak pertama laki-laki) bukanlah anak yang "sempurna". Rose berfikiran bahwa charlie merupakan sebuah aib di kehidupannya yang sempurna. Namun Rose (Ibu Charlie) masih sangat menyayangi Charlie hingga anak keduanya lahir. Adik Charlie yang bernama Norma (seorang anak kedua perempuan), diperlakukan secara spesial oleh ibunya.
 
Ketakutan secara berlebihan yang dialami oleh Rose (ibunya charlie)sering bersikap kasar pada Charlie. Karena, merasa takut anak keduanya tertular "penyakit" yang sama dengan Charlie maka, Charlie dibuang untuk selama-lamanya ketempat khusus yang menyediakan pendidikan untuk orang-orang yang keterbelakangan mental.
Kenangan-kenangan terakhir bersama Ibunya selalu membuat Charlie berusaha sangat keras untuk menjadi anak yang pandai seperti harapan Ibunya.
"Aku ingin menjadi pandai Miss Kinnian, aku ingin Ibu bangga padaku" aku Charlie kepada guru sekolah khusus yang menangani orang-orang keterbelakangan mental. Alice Kinnian adalah seorang guru dan juga seorang peneliti dan bekerja di Universitas Beekman dan sedang meneliti tentang kemajuan kecerdasan otak dengan enzim dan hormon yang disuntikkan melalui otak.

Percobaan yang dilakukan selama ini hanya menggunakan tikus atau simpanse sebagai kelinci percobaan. Algernon (sejenis tikus putih) adalah salah satu kelinci percobaan yang berhasil sejauh ini. Karena perkembangannya sangat pesat pasca melakukan operasi otak.
Miss Kinnian yang tersentuh oleh Charlie, menawarkan "kecerdasan" itu pada Charlie. Charlie yang telah ditanamkan obsesi kecerdasan oleh Ibunya sangat menyambut hangat ide tersebut. Dia melonjak-lonjak senang. Namun operasi tersebut tetap harus mendapat persetujuan dari pihak keluarga Charlie. Dan tidak perlu ditebak lagi, seluruh keluarganya (Norma dan Rose) pasti setuju dengan ide tersebut. Ayahnya Matt Gordon, sudah lama meninggalkan Rose, karena tidak tahan melihat tingkahlaku Rose yang kelewatan pada Charlie.
Rose sering memukuli Charlie hanya karena dia tidak bisa belajar secepat teman-teman normalnya. Buang air tidak pada tempatnya ketika ia gugup, ketakutan, dan panik. Chalie sering disembunyikan oleh Rose ketika tamu-tamu datang ke rumah mereka.

Lama kelamaan Norma mengikuti kebiasaan Rose, dengan berlaku kasar pada Kakaknya. Dan Norma tidak mau mengakui Charlie sebagai kakaknya.
Dengan motivasi yang mendalam, agar orang-orang menyukainya karena dia pandai, agar dia dapat membahas masalah-masalah penting seperti teman-temannya di Pabrik rotinya, charlie sangat menanti hari operasi tersebut.
Dr. Nemur adalah kepala dari eksperimen kemajuan kecerdasan, dia tidak setuju menggunakan Charlie sebagai bahan percobaan mereka. Menurutnya terlalu cepat mengambil kesimpulan sekarang. Namun Dr. Straus dan Burt, anak didiknya di Universitas Beekman tidak sependapat dengan Dr. Nemur maka, perlawanannya menjadi sia-sia.

Charlie menguping pembicaraan mereka, walaupun dia tidak tahu pasti apa yang sedang mereka permasalahkan. Dia hanya dapat merasakan bahwa Dr.Nemur tidak ada dipihaknya, tapi Dr.Straus dan Burt berada di sana untuk membelanya.
Pasca operasi, Charlie mengalami kepesatan IQ yang dahsyat dalam waktu yang singkat. Dia dapat menguasai 24 bahasa, melahap buku-buku di perpustakaan dalam waktu satu hari, padahal orang biasa membutuhkan waktu pemahaman seumur hidup mereka.

Namun selang beberapa bulan, Algernon mengalami keanehan pada perilakunya. Dia sering membentur-benturkan dirinya pada dinding labirin, tempat ia berlatih. Tidak melakukan latihan-latihan seperti biasanya, motivasi makanan yang biasanya dilakukan sudah tidak berlaku lagi.
Dan tidak lama kemudian, Algernon mati dengan kerusakan otak yang parah, pelembutan pada kerumitan jaringan otak. Semua itu perlahan terjadi pada Charlie. Dan charlie si jenius kembali kepada si charlie dungu.

02 Jun. 2013

PERJALANAN

Dulu, aku meremehkan dan memandang sebelah mata apa yang aku kerjakan saat ini.
Bahkan aku tak pernah berharap akan menjadi bagian dari semua ini.
Aku enggan tidak akan pernah menjadi bagian dari apa yang aku kerjakan sekarang.
Tapi kenyataannya aku malah masuk kedalamnya.
Keadaanlah yang memaksaku, keadaanlah yang memojokkanku.
Sesuatu yang aku hindari, sesuatu yang tak ingin aku jalani.
Ingin rasanya berlari dan berontak dari jeruji yang mengungkungku.
Ingin rasanya aku berteriak agar mereka mengerti apa yang aku rasakan.
Aku tak suka semua ini! Dan takkan pernah menyukainya. Apakah kalian tahu?
Selama ini guratan senyum dibibirku hanya untuk menutupi semua rasa yang ada dihati ini.
Rasa yang selalu terkubur dan mungkin takkan pernah bisa aku gali.
Aku tak tahu bagaimana cara mengekspresikannya, aku bahkan tak mengerti.
ya Tuhan... Apakah aku terlalu angkuh dan egois?
Apakah aku terlalu memaksakan kehendakku untuk menjadi wanita yang kuat?
Terkadang aku ingin seperti mereka. Mereka yang bisa dengan mudah meluapkan apa yang mereka rasakan.
Ketika hidup mereka terusik mereka marah, ketika hati mereka senang mereka tertawa dan ketika hati mereka menagis merekapun menangis.
Sedangkan aku??
Aku bahkan tak mampu untuk meneteskan airmataku, walaupun hanya menetes.
Apa yang salah denganku??
 Dan kini....
Waktu telah kembali lagi dan aku berkata, "aku telah kembali lagi, waktu.."
Dimana lenyap cahaya hilang dalam temaram senja
Dan juga hilang samar ganti berteman gulita
Semuanya seketika berubah
Semuanya seketika berulah
Dan tak kenal lelah
Ahh,,, kurasa cukup sudah... Sudah cukup,,
Masih tak berujung menemukan arti hidup
Biar tinggal dan menepi dan tinggal menua usia
Tak apa...
Bila betah akan tak berlama-lama
Dan untuk semua
Waktu telah pergi lagi aku berkata, "aku telah pergi lagi, waktu..."

24 Mei 2013

Alasan wanita berselingkuh


Ketakutan akan perbedaan
Seperti dilansir oleh IndiaTimes, disebutkan bahwa hal pertama yang menyebabkan wanita berselingkuh adalah sebuah ketakutan akan perbedaan dengan pasangannya. Wanita cenderung ingin damai dan menghindari perselisihan paham, akibatnya ia lebih memilih menyimpan dan memendam segala sesuatu. Sampai akhirnya tak ada lagi hal yang perlu diperdebatkan. Efek buruknya, justru di sinilah pasangan kehilangan kesempatan untuk mengenal dan saling dekat satu sama lain. Hubungan menjadi hambar, keduanya kehilangan tanggung jawab dan merasa tak lagi membutuhkan satu sama lain.
Untuk itu, ia akan merindukan tantangan dan mencari perbedaan-perbedaan dengan orang lain, di mana ia masih berani untuk menentang, berdebat, dan beradu pendapat.
Ketakutan tidak diterima oleh pasangan
Takut bahwa pasangan tidak dapat menerima sisi buruknya, akhirnya membuat wanita jadi memilih untuk menutup segala sesuatu dari pasangan. Tak tahan terus menerus menutup dan menimbun hal-hal yang seharusnya dibiarkan terbuka, akhirnya wanita merasa sedang memanggul beban yang sangat besar.
Demikianlah akhirnya ia mencari seseorang lain (yang bukan pasangannya) yang dirasa aman dan bisa menerima kekurangannya.
Tak lagi blak-blakan dan enggan bermesraan
Kalau dulu banyak kejutan yang diberikan oleh pasangan, mulai dari bunga, pelukan, dinner, ajakan nonton di malam hari, di mana kesemuanya perlahan tertimbun oleh kesibukan mencari uang di luar. Alhasil, ada rasa kesepian yang muncul, perlahan rasanya begitu besar sehingga mendorong seseorang untuk memenuhi kebutuhan sosialnya.
Wanita enggan merasa sendirian. Wanita enggan merasa kesepian. Ia akan mencari seseorang yang bisa menemani dan diajaknya bicara.
Pemenuhan kebutuhan biologis
Saat pasangan tak lagi bisa atau tak sempat memenuhi kebutuhan biologis, 'seks swalayan' tentu tak bisa dilakukan setiap saat bukan? Di sinilah akhirnya seseorang mencari partner untuk sama-sama memenuhi kebutuhan biologisnya.
Kalau sudah sampai di tahap ini, biasanya hubungan sulit untuk diselamatkan. Apalagi banyak pasangan yang tak bisa memaafkan pasangannya yang telah tidur bersama orang lain.
Mencari jalan keluar
Selalu ada masalah dalam setiap hubungan, baik sebelum menikah atau sesudah menikah. Sayangnya, tak semua orang memecahkan masalahnya justru dengan pasangan. Sebagian besar memilih memecahkan masalah dengan orang lain. Alasannya beragam, ada yang lebih nyaman memecahkan dengan orang lain, ada yang enggan membuat pasangannya sedih, ada yang tak mendapat kepercayaan dari pasangan atau yang merasa tidak nyaman berbicara dengan pasangan.
Tahap ini membuat pasangan mencapai "sudah tidak cocok lagi" dan hanya terpikir jalan keluar berpisah.
Sebenarnya sih, kalau mau ditilik lagi semua masalah bisa diselesaikan dengan komunikasi. Hanya saja seringkali kedua belah pihak mendadak terlalu angkuh dan mengunggulkan ego dalam hubungannya. Layaklah apabila hubungannya akhirnya kandas di tengah jalan.
Ladies, apabila kalian sedang di ambang keraguan atas pasangan. Pertimbangkan kembali komitmen yang telah kalian buat dengannya. Berpikirlah bahwa semua bisa diselesaikan dengan cara positif. Karena intinya adalah bagaimana hubungan kalian diperbaiki dengannya, bukan mencari jalan keluar untuk diri sendiri masing-masing.

Apakah Permintaan Maaf Saja Cukup Setelah Dia Selingkuh? 

Ada saja masalah cinta yang bisa menyakiti hati pasangan, atau justru kalian yang disakiti oleh pasangan. Bisa jadi, itu adalah kebohongan, perselingkuhan, pengkhianatan cinta dan sebagainya. Cukupkah semua hal menyakitkan itu hanya dibayar dengan kata maaf? 

Apakah kalian pernah terjebak dalam situasi buruk dalam kisah cinta? kalian adalah wanita yang setia dan sabar, selalu mendukung langkah pasangan dan menjadi penyemangat dalam hidupnya. Lalu berita itu datang bagai petir di siang yang terik, dia berselingkuh dengan teman baikmu, atau dengan orang lain selain kalian. Ya.. dengan sahabat baik atau wanita lain. Betapa remuk dan hancur hati saat mengetahui fakta ini. Tapi apa yang dia lakukan.. hanya minta maaf. Hhh..

Cinta dapat membutakan mata seseorang, sehingga wanita dengan mudah memaafkan pasangannya. "Dia sudah minta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi," begitu yang sering dikatakan wanita. Boleh saja kalian percaya padanya, bukankah cinta itu berlandaskan kepercayaan? Tetapi jangan juga terlalu naif dan polos, kata cinta dan janji manis tidak ada artinya jika dia tidak mengubah sifatnya, atau bahkan mengulang kembali perbuatannya.
Apakah kalian akan memaafkannya kembali? Coba pikirkan, seburuk apapun masalah cinta yang sedang kalian hadapi dengannya, perselingkuhan bukan penyelesaian masalah, apalagi dilakukan berkali-kali. Kata maaf saja tidak cukup, harus ada upaya untuk memperbaiki sikap dan tidak melakukan hal tercela itu lagi. Dan yang paling penting, seberapa besar kalian menghargai diri sendiri. Jika dia berkali-kali mengkhianati cinta kalian, itu adalah tanda bahwa dia tidak lagi menghargai kalian.
Permintaan maaf memang baik, tetapi jika itu berkali-kali dilakukan, ada pengaburan makna dari kesungguhan maknanya. So ladies, be wise!