di
saat pohon cinta sudah tertanam dengan kokohnya, apakah harus di tebang
secara paksa??? mengingat cara menanam yang begitu rumit dan penantian
yang begitu panjang, ketika benih keakraban telah di tanam didalam benak
diri, disaat bibit perasaan sayang telah di tabur, dan pupuk saling
kepercayaan telah ditaburkan, tegakah sang matahari tak mau
menyinarinya???tegakah tangan-tangan yang tidak berkeinginan untuk mecicipi buah manis dari pohon cinta itu..??
aku rasa tidak.. tapi aku... aku mulai lelah dengan proses yang begitu panjang, aku mulai merasa bosan dengan ketidakpastian, aku mulai lelah dengan statmen yang serba tidak mendukung..
bukankah kita manusia diciptakan dengan penuh kekurangan, guna tuhan memberikan kita hati dan otak adalah untuk berfikir agar kita mau belajar kekurangan yang kita miliki untuk menjadi manusia yang lebih baik, LEBIH BAIK bukan SEMPURNA...
jalan
yang panjang dan proses yang begitu rumit membuatku begitu lelah dengan
semuanya, serta mimpi buruk yang selalu membayangi setiap harinya, dan
suatu saat nanti, akan ada masa dimana aku & kamu tak seiring, tak
satu tujuan, tapi dengan satu kesepakatan, SELESAI.... akankah kita jadi seperti itu...??? apakah mimpi buruk yang membayangiku akan jadi sebuah kenyataan yang akan membuatku terpuruk kembali...

kenapa perasaan ini hadir ketika cobaan belum kita hadapi... kenapa kita tidak merasaan cobaan dahulu baru merasakan keindahan cinta yang tuhan berikan untuk kita PASANGAN yang sedang mencoba untuk bersatu.
Geen opmerkings nie:
Plaas 'n opmerking